Jumlah bakal calon (bacalon) kepala daerah yang terindikasi dinasti politik terus bertambah. Dari hasil kajian The Indonesian Institut sejauh ini telah menemukan 52 bacalon yang sudah dapat dipastikan memiliki hubungan dengan pejabat tinggi. Baik dengan kepala daerah, menteri hingga presiden dan wakil presiden. 

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Arfianto Purbolaksono mengatakan, 52 nama tersebut berbasis pemberitaan. Sebab untuk kepastiannya, masih harus menunggu waktu pendaftaran pekan depan. “Karena kita tidak tahu siapa yang nantinya pasti mendaftar,” ujarnya dalam diskusi, (27/8). 

Meski serba belum pasti, dia memprediksi dari nama-nama potensial tersebut, akan banyak di antaranya yang benar-benar mendaftar. Salah satunya anak Presiden Joko Widodo. Dengan demikian, dinasti politik dipastikan akan mewarnai pelaksanaan Pilkada 2020. 

“Bahkan praktiknya berkembang dengan keikutsertaan kerabat dari aktor politik yang memiliki pengaruh besar seperti presiden dan wakil presiden,” imbuhnya. 

Sementara itu, 52 bacalon tersebut, kata Arfi, cukup tersebar ke berbagai level pencalonan. Yang terbanyak adalah bacalon bupati mencapai 27 orang. Kemudian di susul bacalon wakil bupati dan walikota masing-masing 10 orang. 

Sementara dari aspek status hubungan dengan elit, yang paling banyak adalah anak pejabat. Diikuti dengan istri dan adiknya. “Untuk anak, sebagian besar maju sebagai calon walikota, ada 8 orang,” tuturnya

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *